Masjid Di Jogja Itu Banyak lho, Masak Kamu Buka Puasa di Kos Terus

Buka puasa bersama di masjid

Buka puasa bersama di masjid

Buka puasa adalah hal yang wajib dilakukan oleh orang berpuasa dengan cara minum dan makan di waktu berbuka puasa. Untuk berbuka puasanya ada banyak cara untuk melakukannya. Bisa sendirian dan bersama-sama dengan kerabat. Manusia kekinian lebih suka dan senang bila mana berbuka puasa bersama teman-teman tidak menutup kemungkinan teman-teman lama seperti alumni waktu sekolah dulu. Mungkin buka bersama alumni adalah sebagai agenda wajib setiap tahunnya. Apa kamu sudah melakukan hal ini? Jika belum, silahkan mencoba dan mulai rasakan sensasinya.

Sebagian manusia kekinian ada yang memilih jalan kesendirian untuk berbuka puasa. Kita bisa temui ini pada anak kos. Banyak anak kos melakukan buka puasa di dalam kamar atau di sebuah warung makan padang atau burjo. Sebenarnya mereka bisa melakukan buka puasa bersama dengan teman-temannya namun karena ada sesuatu hal jadi ujung-ujungnya tetap padang atau burjo. Menurut survey yang pernah saya lakukan, membuktikan bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh dua hal. Pertama karena mereka ingin sendiri karena telah ditinggal teman-temannya mudik, kedua karena faktor kiriman yang belum juga turun.

Berbuka puasa sendirian dengan membeli makanan berbuka puasa di warung burjo akan lebih hemat 60% ketimbang berbuka puasa bersama teman-teman di sebuah warung makan. Jika harga nasi telur di warung burjo adalah Rp. 6 ribu maka seporsi makanan di warung makan bersama teman-teman adalah Rp.20 ribu. Jika mereka melakukan buka puasa bersama teman-teman sebanyak lima kali maka mereka telah melakukan pemborosan bersifat konsumtif yang cukup besar. Jika lebih dari lima kali buka puasa bersama tidak menutup kemungkinan mereka akan mengalami deficit keuangan yang bisa mengakibatkan tumbuhnya sebuah utang. Bulan Ramadhan yang seharusnya penuh berkah malah berubah menjadi tantangan bertahan hidup di sisa waktu tunggu kiriman turun.

Lalu bagaimana cara menggapai berkah di bulan Ramadhan dengan tetap hemat dan bersama teman-teman? Menurut analisa dan praktik saya sebanyak dua kali yang telah saya lakukan untuk berhemat namun tetap gayeng bersama teman-teman adalah dengan berbuka puasa di masjid. Hampir di seluruh penjuru Indonesia yang terdapat sebuah masjid pasti terdapat pembagian takjil gratis di bulan Ramadhan. Momentun ini seharusnya dapat dimanfaatkan oleh para pejuang kehidupan di bulan Ramadhan untuk tetap eksis walau kantong krisis.

Jika kamu adalah seorang mahasiswa di sebuah universitas, cobalah sesekali melakukan study banding ke kampus universitas kamu atau teman kamu. Lihat bagaimana nikmatnya menu berbuka puasa yang ditawarkan oleh kampus kepada mahasiswanya. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu teman saya kemarin saat memberitahukan pengalamannya berbuka puasa di kampus, ia menuturkan bahwa menu buka puasa di kampus sungguh enak dan lezat. Mengingat dan mengetahui takjil yang disediakan adalah nasi kotak dengan merk-merk terkenal yang bikin perut kenyal. Hampir tidak ditemui nasi kotak tampa merk di setiap menu yang disediakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kerohanian sebagai kepanjangan tangan dari pihak kampus.

Saya sebagai mahasiswa yang sedang mengalami tenanan finansial telah membuktikan bahwa apa yang diungkapkan oleh teman saya di atas adalah hal yang benar, mengingat saya telah melakukan buka puasa sebanyak dua kali di masjid kampus. Hal ini dapat membantu saya untuk menghemat pengeluaran di tengah waktu tunggu kiriman biaya hidup. Jika kamu ada di posisi saya, silahkan lakukan buka puasa di masjid terdekat. Jika kamu malu untuk datang ke masjid terdekat dari kos kamu, kamu bisa berbuka puasa di masjid kampus. Karena saya adalah mahasiswa STMIK Amikom Yogyakarta, maka saya mempunyai hak untuk berbuka puasa di kampus dan  jika kamu juga mahasiswa Amikom, kamu mempunyai hak yang sama seperti saya untuk mendapatkan takjil gratis. Namun jangan mengubah niat kamu ke masjid kampus dengan nawaitu takjili.

Dari tahun ke tahun masjid Kampus Ungu ini selalu mengadakan buka puasa bersama selama hampir satu bulan penuh. Untuk mengetahui jadwal pastinya, silahkan kamu hubungi pihak panitia bulan Ramadhan di kampus ungu yang dipegang oleh anak-anak UKM Kerohanian (UKI Jushtis). Tidak hanya berbuka puasa saja acara yang digelar di masjid kampus Amikom, ada berbagai macam acara bermanfaat dan menyenangkan tentunya. Saya kira tidak hanya STMIK Amikom saja yang melaksanakan buka bersama di masjid kampus. Di kampus-kampus lain tentunya juga menawarkan acara buka puasa bersama dengan lebih menarik. Menarik dari segi menu yang ditawarkan atau menarik dari segi acara yang diselenggarakan. Silahkan eksploari sendiri, seperti yang banyak dituliskan oleh para pendaki gunung di selembar kertas putih yang bertuliskan “Masjid di Jogja itu banyak lho, masak kamu buka puasa di kos terus?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *